Aku dilahirkan ketika malam menggulum dosa. seperti buyutku, Adam dan Hawa. sedang asyik bersetubuh dengan bisikan setan yang selalu menelanjangi, mata hatinya. Buta itu adalah wanita kata ayahku, dan ibuku berkata buta itu adalah Dunia.
Kasat mata jauh di susut kota bandung tepatnya di Cianjur, desa Cirata yang kini tenggelam di telan peradaban. Kini desa itu bernama Jangari. Di desa inilah seorang lelaki bertubuh kekar dan sehat Berilah ia nama “Andri Irawan” dilahirkan oleh sepasang suami isteri yang hidup dalam kesederhanaan. sedari kecil ia sangat sibuk dengan kesendiriannya. Karena ibunya sangat bosan terus-menerus menyapih hingga usia 5 tahun, akhirnya semenjak usia 5 tahun lelaki itu diasuh oleh Nenek dari Ayahnya. Andri sekolah pada usia 6 tahun di SDN Cinta Resmi, baru sebulan dia menikmati bangku sekolah. Karena ulahnya sendiri yang nakal, dia harus merelakan tangan kirinya patah setelah terjatuh dari pohon jambu di halaman rumah. Untung si Nenek sangatlah sayang kepadanya sehingga ia membawa Andri ke ahli tulang di Cijedil. Tidak lama ia merasa sakit dan menderita. Hanya butuh 2 bulan dia harus meringkuk di tempaat tidurnya dan melewati tanpa teman-temannya yang baru saja ia kenali. Setelah sembuh dia hanya bermain dan bermain, tidak lagi sekolah. tetapi seperti halnya anak-anak yang lain. Dia juga sering bergaul dengan teman sebayanya. Akhirnya setahun silam tak membuatnya jera. Andri masih saja suka manjat pohon jambu, bahkan bukan hanya pohon jambu di depan halaman rumah, tetapi pohon jambu, mangga, rambutan milik tetangga. Lagi-lagi Andri disekolahkan, neneknya berharap Andri bisa menjadi orang yang berguna bagi, Keluarga, Agama, Negara dan Dunia. Kini Andri memasuki usia 7 tahun, tubuhnya lebih besar dari teman-teman di sekolahnya. Andri sering diejek teman-temannya denagn masalah itu. Ada juga yang bilang Andri ini tidak naik kelas. Andri tidak mempunyai teman, karena setiap dia diejek, temannya yang mengejek pasti mendapatkan pukulan hangat, ya minimal mendapatkan gigitan atau cakaran di bagian tubuh mereka.
Pada suatu hari Andri memukul temannya (Dicky) dengan gagang sapu ijuk sehingga gagangnya patah. Orang tua Dicky datang ke sekolah dan langsung memarahi Andri, tapi sejak itu Andri malah sering main dan berkunjung ke rumah Dicky. Kini Andri telah punya teman akrab berkat pukulan keras yang mendarat di punggung Dicky.
“Ha..ha…memang lucu…Tapi itu dahulu, itu kenakalanku sejak SD, belum lagi kenakalanku sejak SMP dan SMA hingga saat ini.”
Sejak SMP Andri mulai mengenal cinta. Tapi cinta Gorila bukan cinta Monyet. Anehnya banyak sekali yang suka pada Andri. Itu mungkin karena ketampanan yang diwariskan oleh Ayahnya………ups….kisah selanjutnya nanti ya….
next time….and to be continue
di bawah ini ada sedikit keterangan sekedar biodata tentang si Andri:
Nama : Andri Irawan, A. Md
Tempat tanggal lahir : Cianjur, 11 September 1986
Pendidikan terakhir : D3 Ahli Madya Sumber Daya Perikanan
Agama : Islam
Alamat Rumah : Jl. Jangari Rt. 10/03 Ds. Bobojong Kec. Mande Kab. Cianjur
43292 Jawa Barat. Phone : 085723812521
Pengalaman Kerja : a. Praktek Berlayar di Kapal Double Rig Trawl di Laut Arafuru
Sorong Irian Jaya Barat selama 6 bulan
b. Praktek Mengajar di SMK Negeri Boking NTT Kupang
selama 4 Bulan
c. Menjadi pembimbing Esktrakulikuler Paskibra, Sastra
serta Teater di SLTP dan SLTA sederajat.
d. Teknisi Riset Karakteristik Rusa secara pendekatan pakan dan
urine di PPPPTK Pertanian Cianjur
NB: Kini dia sedang numpang titip absen di ITB. Posted by Andri Irawan
